Potential Gain Customer Value


POTENTIAL GAIN CUSTOMER VALUE (PGCV)
            Menurut Hom (1997), Indeks Potential in Gain Customer Value (PGCV) adalah sebuah peralatan yang sering digunakan dalam metode analisa pemasaran. Indeks PGCV dapat menyediakan masukan kuantitatif untuk spektrum yang luas dari sebuah analisis strategis. Dalam analisa PGCV juga melibatkan tingkat performansi (performance) dan kepentingan (inportance). Dalam penggunaan metode ini dibutuhkan survey yang dapat mengukur 2 hal penting yaitu:
1.      Persepsi konsumen dari tingkat kepentingan dari suatu pelayanan.
2.      Persepsi konsumen atas tingkat performansi/kepuasan dari suatu pelayanan.
Selain itu menurut Darmawan et al. (2014), PGCV merupakan pelengkap dari metode IPM. Metode ini merupakan metode yang mudah dilakukan untuk menganalisis pelanggan. Kemudahan tersebut memberikan jalan bagi diagram kartesius IPM untuk dibandingkan dalam bentuk kuantitatif yang lebih terperinci. Metode PGCV ini dapat menganalisis masing-masing atribut yang diteliti. Kelebihan inilah yang dapat digunakan untuk melengkapi analisis IPM, dimana metode tersebut hanya membagi atribut ke dalam bagian yang perlu prioritas perbaikan atau tidak.
            Indeks PGCV dari setiap variabel/dimensi pelayanan tergantung dari dua faktor yaitu Achieve Customer Value (ACV) yang merupakan suatu nilai yang dapat diperoleh dengan mengalihkan nilai tingkat kepentingan dengan nilai tingkat performansi yang diperoleh dari suatu survei dan Ulthimathy Desire Customer Value (UDCV) yaitu suatu nilai yang diperoleh dengan mengalihkan nilai tingkat performansi yang tertinggi yang paling mungkin dari skala penelitian yang dibuat (Hom, 1997).
            Langkah pertama dalam menghitung indeks PGCV adalah mencari nilai ACV atau Achieve Customer Value, yaitu dengan mengalikan antara variabel importance dengan variabel performance, yaitu:
ACV = I x P                                                                                                                  (2.7)
Keterangan:
ACV = nilai pencapaian konsumen
I = (Importance) nilai rata-rata untuk harapan ( Y )
P = (Performance) nilai rata-rata untuk kinerja ( X )
            Setelah mendapat nilai ACV, maka selanjutnya adalah mencari UDCV atau Ulthimathy Desire Customer Value, yang mana nilai ini didapatkan dengan rumus:
UDCV = I x Ps                                                                                                             (2.8)
Keterangan :
UDCV = Nilai akhir keinginan konsumen
I = Nilai rata-rata untuk harapan ( Y )
Ps = Nilai kinerja maksimum dalam skala likert yang dipilih
            Setelah nilai ACV dan UDCV telah diketahui maka perhitungan selanjutnya adalah indeks PGCV, yang mana nilai ini didapatkan dengan rumus:
Indeks PGCV = UDCV – ACV                                                                                 (2.9)
Keterangan:
UDCV = Nilai akhir keinginan konsumen
ACV = Nilai pencapaian konsumen

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Servqual

Teori Antrean